telusur.co.id - Kehadiran legenda MotoGP, Valentino Rossi, di paddock Barcelona menjadi sorotan utama akhir pekan balap MotoGP. Meski sudah pensiun lima tahun lalu, ketajaman analisis sang juara dunia sembilan kali disebut masih luar biasa oleh para pembalap tim VR46 Racing Team.
Momen spesial itu terasa semakin lengkap setelah tim VR46 meraih kemenangan pertama mereka sejak 2023 di GP Catalunya. Rossi hadir penuh selama akhir pekan balapan, menikmati atmosfer paddock dan memantau langsung performa para pembalap binaannya dari dekat.
Dilansir Motogp, Franco Morbidelli mengungkapkan bahwa Rossi tetap mampu membaca detail teknis yang bahkan sulit dilihat banyak orang dari pinggir lintasan.
“Dia melihat saya kesulitan, baik saat masuk maupun keluar tikungan. Dia banyak membantu saya memahami pendekatan racing line untuk mendapatkan performa terbaik,” ujar Morbidelli.
Menurutnya, kemampuan Rossi terasa istimewa karena sang legenda bahkan sudah tidak lagi menunggangi motor MotoGP generasi terbaru. Namun insting balap dan pemahamannya terhadap dinamika motor tetap tajam.
“Dia bisa melakukan hal-hal yang sulit dipahami,” tambah Morbidelli.
Hal senada juga disampaikan Fabio Di Giannantonio, pembalap yang sukses membawa VR46 meraih kemenangan di Barcelona. Di Giannantonio mengaku selalu terkesan dengan pengamatan Rossi terhadap performa motor dan pembalap.
“Pandangan yang dimilikinya sungguh luar biasa. Setiap kali saya terkejut, karena dia melihat hal-hal yang biasanya hanya terlihat di data,” kata Di Giannantonio.
Baginya, kehadiran Rossi di garasi bukan hanya memberi suntikan motivasi, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk berkembang sebagai pembalap.
“Saya sering bertanya, ‘kapan Anda datang kembali?’ karena hanya kehadirannya saja sudah sangat besar. Tapi lebih dari itu, Anda benar-benar bisa berkembang bersama Vale di garasi,” ujarnya.
Kembalinya Valentino Rossi ke paddock sekali lagi menunjukkan bahwa pengaruh “The Doctor” belum benar-benar hilang dari MotoGP. Meski tak lagi balapan, aura, pengalaman, dan instingnya tetap menjadi referensi penting bagi generasi pembalap saat ini.



