telusur.co.id - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim), Aries Agung Paewai kembali menegaskan, pentingnya kepedulian terhadap di lingkungan sekolah. Dalam kunjungannya, ia mengajak para siswa untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membiasakan membawa tumbler atau botol minum pribadi ke sekolah.
Ajakan tersebut merupakan bagian dari semangat zeroplast, yaitu gerakan mengurangi sampah plastik sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian bumi. Kamis, (05/3/2026).
Menurut eks Pj Wali Kota Batu inj, kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler tidak hanya berdampak pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada para peserta didik.
“Sebagai bentuk dukungan nyata, saya juga membagikan tumbler kepada sejumlah siswa yang belum memilikinya. Langkah tersebut disambut antusias oleh para siswa yang terlihat senang menerima tumbler sekaligus memahami pesan penting di balik gerakan tersebut,” bebernya.
Alumnus IPDN tahun 1999 ini berharap kebiasaan ramah lingkungan ini dapat menjadi budaya baru di sekolah. Ia menekankan bahwa seluruh insan pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang untuk membangun karakter peduli lingkungan. Kebiasaan kecil hari ini akan membawa dampak besar bagi masa depan bumi,” sebut pria asal kelahiran Makassar ini.
Melalui gerakan sederhana ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pelestarian lingkungan. (ari)



